BAB I
PENDAHULUAN
Pada dasarnya
manusia membutuhkan alat untuk berkomunikasi dengan jarak yang jauh dan mungkin
hanya sekedar bertanya kabar atau berbagi hal yang lain, dengan ada nya telepon manusia mudah untuk
berkomunikasi satu dengan yang lainnya dalam jarak yang jauh, Telepon merupakan alat komunikasi
yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan
yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan
transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna
telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.
Tetapi dengan berjalannya waktu dan perkembangan
tekhnologi yang sangat pesat, banyak sekali alat untuk berkomunikasi dengan
cara mudah dan murah, jika kita menggunakan telpon kita mungkin akan
menggunakan banyak biaya yang relative mahal oleh karena itu terciptalah alat
komunikasi suara yang memang menggunakan biaya yang lebih mudah dari pada
telepon biasa yaitu dengan menggunakan internet, dengan adanya internet kita
bisa mendapatkan sedikit banyak informasi yang kita butuhkan dan bahkan kita
bisa bercakap dengan menggunakan internet dengan diciptakan nya VOIP (Voice
Over Internet Protocol) dengan menggunakan VOIP ini kita bisa berkomunikasi
dengan mudah dan murah tentunya dengan software-software tertentu yang
memungkinkan kita untuk saling berkomunikasi dengan mudah, VOIP ini bisa
digunakan dalam sebuah computer kekomputer yang terhubung dalam sebuah
internet.
Saat
ini, PABX dapat terhubung menggunakan IP (Internet Protocol). Hubungan telepon
suara, dikirimkan melalui jaringan IP (VoIP - Voice Over IP).
Dengan demikian, hubungan telepon dapat menggunakan infrastruktur LAN, WAN bahkan Internet. Namun demikian, untuk mendapatkan suara yang jernih dan tidak patah-patah (seperti suara robot), dibutuhkan Bitrate sebesar 30-35 Kbps (termasuk header).
Dengan demikian, hubungan telepon dapat menggunakan infrastruktur LAN, WAN bahkan Internet. Namun demikian, untuk mendapatkan suara yang jernih dan tidak patah-patah (seperti suara robot), dibutuhkan Bitrate sebesar 30-35 Kbps (termasuk header).
Dengan
kemampuan PABX yang dapat terkoneksi dengan infrastruktur LAN, WAN dan juga
Internet, maka jaringan PABX dua kantor yang berjarak ratusan kilometer (misal
Jakarta - Surabaya), bukan lagi masalah.
Tak
hanya itu, PABX VoIP juga dapat menggunakan jaringan Wireless (WiFi)!
Dengan menggunakan Handset biasa yang kita gunakan sehari-hari, dan cukup ditambahkan aplikasi SIP, maka Handset kita dapat terhubung ke PABX layaknya sebuah handset selular.
Dengan menggunakan Handset biasa yang kita gunakan sehari-hari, dan cukup ditambahkan aplikasi SIP, maka Handset kita dapat terhubung ke PABX layaknya sebuah handset selular.
A.
Sejarah VOIP
Pada
akhir tahun 2005, Voice over Internet Protocol (VOIP) dapat menjelaskan
sebanyak 25 - 40% dari lalu lintas suara internasional. Prediksi ini sangat
mengesankan, tetapi bahkan lebih menakjubkan ketika Anda mempertimbangkan
sejarah yang relatif singkat VOIP. Ini dimulai sebagai hobi bagi sebagian orang
di Israel yang hanya mampu berkomunikasi dengan komputer.
Belakangan tahun itu, pada tahun 1995, perusahaan pertama dalam sejarah VOIP untuk menempatkan produk di pasar adalah Vocaltec. Mereka merilis Software Internet Telepon, yang dikombinasikan dengan komputer rumah, kartu suara, speaker, mikrofon dan modem memungkinkan pengguna untuk membuat panggilan telepon melalui internet. Namun, orang-orang di kedua ujungnya harus memiliki setup yang sama, dan kualitas suara yang jauh lebih sedikit dari pada telepon biasa.
Pada tahun 1998, ada lebih banyak tonggak dalam sejarah VOIP. Pengusaha mulai mengenali potensi teknologi dan segera komputer-ke-telepon dan telepon-ke-telepon sambungan (masih menggunakan komputer untuk transmisi) itu mungkin untuk membuat panggilan suara melalui internet. Layanan ini tersedia dengan menggunakan telepon di lokasi penyedia di Amerika Utara saja. Untuk itu diperlukan pengguna untuk mendengarkan iklan pada awal dan akhir setiap panggilan telepon, namun dalam pertukaran panggilan jarak jauh yang bebas. Pada tahun 1998, kurang dari 1% dari panggilan suara dibuat menggunakan VOIP.
Bisnis mulai menggunakan VOIP melalui intranet mereka untuk membantu berkomunikasi dalam perusahaan mereka. Tetapi dengan pengenalan peralatan switching pada tahun 1998 oleh 3 perusahaan manufaktur, sejarah VOIP mengambil giliran ke masa depan. Sekarang VOIP bisa menjadi lebih mudah tersedia untuk pengguna di rumah, bukan di fasilitas tertentu milik provider. Pada tahun 2000, lebih dari 3% dari panggilan suaradibuat melalui internet dengan menggunakan VOIP.
Saat ini, ada baik hardware dan software pilihan bagi mereka yang tertarik VOIP untuk penggunaan pribadi mereka. Anda dapat membeli hardware yang akan memungkinkan Anda untuk menggunakan handset telepon biasa Anda ketika membuat panggilan telepon. Anda dapat membeli ponsel yang VOIP siap dan hanya perlu koneksi internet broadband. Atau, Anda dapat membeli atau men-download perangkat lunak yang akan membiarkan Anda menggunakan komputer Anda, bukan telepon, asalkan Anda memiliki speaker, mikrofon, dan kartu suara yang sesuai.
Sebuah perusahaan yang menawarkan perangkat lunak bebas adalah Skype (www.skype.com). Tapi layanan lainnya akan memerlukan pembelian atau biaya berlangganan. Banyak perusahaan telepon telah mulai menawarkan paket yang mencakup lokal dan jarak jauh panggilan VOIP untuk biaya bulanan flat. Dengan munculnya layanan broadband, kualitas suara telah menjadi sejajar dengan garis tanah telepon reguler untuk pertama kalinya dalam sejarah VOIP. Dan jumlah orang yang menggunakan VOIP hanya diharapkan tumbuh.
Belakangan tahun itu, pada tahun 1995, perusahaan pertama dalam sejarah VOIP untuk menempatkan produk di pasar adalah Vocaltec. Mereka merilis Software Internet Telepon, yang dikombinasikan dengan komputer rumah, kartu suara, speaker, mikrofon dan modem memungkinkan pengguna untuk membuat panggilan telepon melalui internet. Namun, orang-orang di kedua ujungnya harus memiliki setup yang sama, dan kualitas suara yang jauh lebih sedikit dari pada telepon biasa.
Pada tahun 1998, ada lebih banyak tonggak dalam sejarah VOIP. Pengusaha mulai mengenali potensi teknologi dan segera komputer-ke-telepon dan telepon-ke-telepon sambungan (masih menggunakan komputer untuk transmisi) itu mungkin untuk membuat panggilan suara melalui internet. Layanan ini tersedia dengan menggunakan telepon di lokasi penyedia di Amerika Utara saja. Untuk itu diperlukan pengguna untuk mendengarkan iklan pada awal dan akhir setiap panggilan telepon, namun dalam pertukaran panggilan jarak jauh yang bebas. Pada tahun 1998, kurang dari 1% dari panggilan suara dibuat menggunakan VOIP.
Bisnis mulai menggunakan VOIP melalui intranet mereka untuk membantu berkomunikasi dalam perusahaan mereka. Tetapi dengan pengenalan peralatan switching pada tahun 1998 oleh 3 perusahaan manufaktur, sejarah VOIP mengambil giliran ke masa depan. Sekarang VOIP bisa menjadi lebih mudah tersedia untuk pengguna di rumah, bukan di fasilitas tertentu milik provider. Pada tahun 2000, lebih dari 3% dari panggilan suaradibuat melalui internet dengan menggunakan VOIP.
Saat ini, ada baik hardware dan software pilihan bagi mereka yang tertarik VOIP untuk penggunaan pribadi mereka. Anda dapat membeli hardware yang akan memungkinkan Anda untuk menggunakan handset telepon biasa Anda ketika membuat panggilan telepon. Anda dapat membeli ponsel yang VOIP siap dan hanya perlu koneksi internet broadband. Atau, Anda dapat membeli atau men-download perangkat lunak yang akan membiarkan Anda menggunakan komputer Anda, bukan telepon, asalkan Anda memiliki speaker, mikrofon, dan kartu suara yang sesuai.
Sebuah perusahaan yang menawarkan perangkat lunak bebas adalah Skype (www.skype.com). Tapi layanan lainnya akan memerlukan pembelian atau biaya berlangganan. Banyak perusahaan telepon telah mulai menawarkan paket yang mencakup lokal dan jarak jauh panggilan VOIP untuk biaya bulanan flat. Dengan munculnya layanan broadband, kualitas suara telah menjadi sejajar dengan garis tanah telepon reguler untuk pertama kalinya dalam sejarah VOIP. Dan jumlah orang yang menggunakan VOIP hanya diharapkan tumbuh.
a.
untuk tugas
Makalah VOIP
b.
mengetahui
tentang kegunaan VOIP
c.
mengetahui
tentang apa itu VOIP
d.
apa saja
keuntungan dan kelemahan VOIP tersebut
e.
berharap dapat
bisa memberikan sedikit informasi tentang VOIP
BAB II
VOIP
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital
Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh
melalui media internet.
Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan
paket-paket data,
dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.
Pada
jaringan suara biasa pesawat telepon langsung terhubung dengan PABX (Privat
Automated Branch exchange) atau jika milik T*LKOM terhubung langsung dengan STO
(Sentral telepon Otomat) terdekat. Dalam STO ini ada daftar nomor-nomor telepon
yang disusun secara bertingkat sesuai dengan daerah cakupannya. Jika dari
pesawat telepon tersebut mau menghubungi rekan yang lain maka tuts pesawat
telepon yang ditekan akan menginformasikan lokasi yang dituju melalui nada-nada
DTMF, kemudian jaringan akan secara otomatis menghubungkan kedua titik
tersebut.
Definisi
VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP).
Protocol
VoIP mereduksi biaya mereduksi biaya
percakapan sampai 60%. Sebagai contoh, tarif percakapan lewat telepon kabel di
Amerika Serikat Rp 6.000/menit atau US$ 66 sen, sementara tarif VoIP hanya Rp
1.300/menit atau sekitar US$ 14 sen. Selain Reduksi biaya, VoIP juga
menyederhanakan sistem, memudahkan OAM dan mendukung aplikasi multimedia. Berikut
ini gambar sekilas mengenai VoIP
Voice over
IP telah diimplementasikan dalam berbagai macam jalan menggunakan hak milik dan
standar serta protokol terbuka. Contoh protokol jaringan yang digunakan untuk
mengimplementasikan VoIP meliputi:
·
H.323
·
Media Gateway Control Protocol
(MGCP)
·
Session Initiation Protocol (SIP)
·
Real-time Transport Protocol (RTP)
·
Session Description Protocol (SDP)
·
Inter-Asterisk eXchange (IAX)
Protokol
H.323 adalah salah satu dari Protokol VoIP yang penerapannya ditemukan secara
luas untuk lalulintas jarak jauh, seperti layanan Jaringan Area Lokal (LAN).
Namun, karena perkembangan baru, protokol yang lebih kompleks seperti MGCP dan
SIP, H.323 penyebaran semakin terbatas untuk membawa jarak jauh yang ada lalu
lintas jaringan. Secara khusus, Session Initiation Protocol (SIP) telah
mendapatkan penetrasi pasar luas VoIP.
Sebuah
implementasi milik penting adalah protokol Skype, yang sebagian didasarkan pada
prinsip-prinsip peer-to-peer (P2P) jaringan.
Untuk melewatkan voice melalui
jaringan internet (IP), memerlukan gateway. Gateway mengubah format sinyal
suara (analog, T1/E1, BRI maupun PRI) ke paket IP, begitu juga sebaliknya.
Beberapa vendor menyediakan gateway
berkapasitas kecil (SOHO Gateway) yang berbentuk card yang harus diinstal ke
sebuah PC, atau berbentuk smart terminal (tidak memerlukan PC).
Bahkan terminal telepon yang dapat
langsung dihubungkan dengan jaringan internet (IP Phone) juga tersedia. Gambar
di atas menunjukkan konfigurasi VoIP.
a. Layanan
Dari Gambar 1 tampak VoIP
menyediakan layanan voice Phone-to-Phone, Computer-to-Phone atau
Computer-to-Computer. Selain layanan voice, VoIP juga dapat digunakan untuk fax
(Fax over Internet Protocol). Layanan internet existing juga diperkaya dengan
layanan web based voice. VoIP juga mendukung layanan Interactif voice response,
Call center integration, dan Video conference
b. Jaringan Internet (IP Network)
Jaringan Internet (IP Network) yang
digunakan adalah internet, Corporate atau Enterprise IP network (Intranet)
dan IP Virtual Private Network (Extranet). Jaringan internet mewakili
public internet, memiliki resiko kegagalan yang besar, sedangkan intranet dan
PVN sering disebut Managed IP network. Managed IP Network menjamin kualitas
VoIP, beberapa provider menyediakan koneksi ke jaringan Managed IP Network-nya.
Masalah utama dalam VoIP adalah
Quality of Service seperti Interoperability, Reliability, Availability,
Scalability, Accessibility, dan Viability yang belum matang. Beberapa usaha
dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, seperti membentu protokol komunikasi
yang sesuai, menggunakan signalling ss7, MPLS, network management, serta
network improvement.
c. Standar
ITU mengeluarkan standar resmi
H.323. Komponen yang disyaratkan oleh H.323 lebih lengkap dan mendukung layanan
multimedia. selain H.323, terdapat protokol lain seperti MGCP (Media Gateway
Control Protol), SIP (Session Inisialization Protocol), SGCP (Simple Gateway
Control Protocol), MMUSIC Multiparty (MUltimedia SessIon Control) dll.
Akibat belum matangnya
protokol-protokol di atas, terdapat banyak produk yang memiliki standar yang
berbeda.
d. Teknologi Lain
Selain Voice over IP, dikenal juga
teknologi lain seperti Fax over IP (FoIP), Voice over ATM (VoATM), dan Voice
over Frame Relay (VoFR) dan Voice Over Wireless (VOW).
e. Vendor dan Provider
Secara umum vendor terdiri atas
penyedia sirkit VoIP tunggal, penyedia gateway dan perangkat pendukung,
terminal dan penyedia software. Sedangkan provider menyediakan layanan yang
berkenaan dengan jaringan VoIP.
Service provider terdiri dari
Internet Telephony Service Provider (ITSP), Internet Fax Service Provider
(IFSP), Interconectivity Provider, Testing Facilities Provider, Directory
Service Provider dan Integrator. ITSP dan IFSP menyediakan layanan voice dan
fax kepada end user, sedangkan Interconectivity Provider menyediakan Manage IP
Network.
Contoh Jaringan VoIP
Contoh sederhana implementasi
jaringan VoIP menggunakan produk DSG Technologies Inc. Produknya terdiri dari
Gateway (IP2000), SOHO Gateway (IPStar) dan IP Phone (Interphone).
Layanan yang diberikan adalah phone
to phone dengan konfigurasi seperti Gambar 2.
InterPhone dapat langsung
dihubungkan ke jalur internet ataupun melalui IP PBX atau router. Sedangkan
IPStar sebagai media yang menghubungkan telepon biasa dengan jalur internet.
Gateway IP2000 dapat menghubungkan 32 jalur telepon analog atau sampai 96 jalur
digital E1.
Untuk penggunaan sebagai ITSP,
IP2000 dilengkapi dengan billing system.
Tiap perangkat DSG memiliki ID
tersendiri, sehingga perangkat satu dengan yang lain dapat saling berhubungan.
Kelemahan produk DSG ini adalah tidak kompatibel dengan standar H.323, sehingga
hanya dapat berhubungan dengan produk sejenis. Produk DSG telah dipakai di 20
negara dengan jumlah gateway lebih dari 50.
Jaringan internet yang dipakai
berupa publik internet atau intranet, sedangkan koneksi melalui
Interconnectivity Provider belum tersedia.
Pada jaringan suara konvesional pesawat telepon
langsung terhubung dengan PABX (Privat Automated Branch exchange) atau jika milik TELKOM terhubung
langsung dengan STO (Sentral telepon Otomat) terdekat. Dalam STO ini ada daftar
nomor-nomor telepon yang disusun secara bertingkat sesuai dengan daerah
cakupannya. Jika dari pesawat telepon tersebut mau menghubungi rekan yang lain
maka tuts pesawat telepon yang ditekan akan menginformasikan lokasi yang dituju
melalui nada-nada DTMF, kemudian jaringan akan secara
otomatis menghubungkan kedua titik tersebut.
Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer
terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP
adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai kartu suara yang
dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan perangkat
lunak khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi
VoIP satu sama lain.
Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan
utama untuk dalam VoIP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara. Jika kedua
lokasi terhubung dengan jarak yang cukup jauh (antar kota, antar negara) maka
bisa dilihat keuntungan dari segi biaya. Kedua pihak hanya cukup membayar biaya
pulsa internet saja, yang biasanya akan lebih murah daripada biaya pulsa
telepon sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) atau internasional (SLI).
Pada perkembangannya, sistem koneksi VoIP mengalami evolusi. Bentuk
peralatan pun berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang saling
berhubungan, tetapi peralatan lain seperti pesawat telepon biasa terhubung
dengan jaringan VoIP. Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP
memungkinkan berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon biasa.
Komunikasi antara komputer dengan pesawat (extension) di kantor adalah
memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa berbentuk tulisan
(chating) atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video
Conference. Dalam bentuk yang lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan
IP Telephony yang merupakan komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan
bentuk komunkasi suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP dalam bentuk jaringan,
peralatan dan media komunikasinya membuat VoIP menjadi cepat popular di masyarakat
umum.
Khusus untuk VoIP bentuk primitif dari jaringan adalah PC ke PC. Dengan
memakai PC yang ada
soundcardnya dan terhubung dengan jaringan maka sudah bisa dilakukan kegiatan
VoIP . Perkembangan berikutnya adalah pengabungan jaringan PABX dengan jaringan
VoIP. Disini dibutuhkan VoIP gateway. Gambarannya adalah lawan bicara menggunakan
komputer untuk menghubungi sebuah office yang mempunyai VoIP gateway.
Pengembangan lebih jauh dari konfigurasi ini berbentuk penggabungan PABX antara
dua lokasi dengan menggunakan jaringan VoIP. Tidak terlalu dipedulin bentuk
jaringan selama memakai protocol TCP/IP maka kedua lokasi bisa saling
berhubungan. Yang paling komplek adalah bentuk jaringan yang menggunakan semua
kemungkinan yang ada dengan berbagai macam bentuk jaringan yang tersedia.
Dibutuhkan sedikit tambahan keahlian untuk bentuk jaringan yang komplek seperti
itu.
Pada awalnya bentuk jaringan adalah tertutup antar lokasi untuk
penggunaan sendiri (Interm, Privat). Bentuk jaringan VoIP kemudian berkembang
lebih komplek. Untuk penggunaan antar cabang pada komunikasi internal, VoIP
digunakan sebagai penyambung antar PABX. Perkembangan selanjutnya adalah
gabungan PABX tersebut tidak lagi menggunakan jaringan tertutup tetapi telah
memakai internet sebagai bentuk komunikasi antara kantor tersebut. Tingkat
lebih lanjut adalah penggabungan antar jaringan. Dengan segala perkembangannya
maka saat ini telah dibuat tingkatan (hirarky) dari jaringan Voip.
D. Aplikasi VoIP dan Keamanannya
Salah
satu aplikasi VoIP yang tersedia adalah Skype. Skype adalah ''software'' aplikasi
komunikasi suara berbasis IP melalui internet antara sesama pengguna Skype.
Pada saat menggunakan Skype maka pengguna Skype yang sedang online akan mencari
pengguna Skype lainnya lalu mulai membangun jaringan untuk menemukan
pengguna-pengguna lainnya. Skype memiliki berbagai macam fitur yang dapat
memudahkan penggunanya. Skype juga dilengkapi dengan SkypeOut dan SkypeIn yang
memungkinkan pengguna Skype untuk berhubungan dengan pengguna telepon
konvensional dan telepon genggam.
Skype
menggunakan protokol HTTP
untuk berkomunikasi dengan Skype server untuk otentikasi username/password dan
registrasi dengan Skype directory server. Versi modifikasi dari protokol HTTP
digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama Skype client. Keuntungan yang
dimiliki aplikasi ini adalah tersedianya layanan keamanan dalam pentransmisian
data yang berupa suara. Layanan keamanan yang diberikan adalah sebagai
berikut :
a.
Privacy
Skype
menggunakan AES (Advanced Encryption Standard) 256-bit untuk proses enkripsi
dengan total probabilitas percobaan kunci (brute-force attack) sebanyak 1,1 x
E-77 kali, sedangkan untuk proses pertukaran kunci (key exchange) simetriknya
menggunakan RSA 1024-bit. Public key pengguna akan disertifikasi oleh Skype
server pada saat login dengan menggunakan sertifikat RSA 1536 atau
2048-bit. Skype secara otomatis akan mengenkripsi semua data sebelum
ditransmisikan melalui internet.
b.
Authentication
Setiap
pengguna Skype memiliki sebuah username dan sebuah password. Dan setiap
username memiliki sebuah alamat e-mail yang teregistrasi. Untuk masuk ke sistem
Skype , pengguna harus menyertakan pasangan username dan passwordnya. Jika
pengguna lupa password tersebut maka Skype akan mengubahnya dan mengirimkan
password yang baru ke alamat e-mail pengguna yang sudah teregistrasi.
Pendekatan ini dikenal dengan E-mail Based Identification and Authentication.
Dikarenakan Skype merupakan sistem komunikasi suara maka setiap penggunanya
dapat secara langsung mengidentifikasi lawan bicaranya melalui suaranya.
E. Keuntungan VoIP
a.
Biaya lebih
rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP adalah biaya. Dengan dua
lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya
percakapan menjadi sangat rendah. Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada
untuk suara. Berguna jika perusahaan sudah mempunyai jaringan. Jika
memungkinkan jaringan yangada bisa dibangun jaringan VoIP dengan mudah. Tidak
diperlukan tambahan biaya
bulanan untuk penambahan komunikasi suara.Penggunaan bandwidth yang lebih kecil
daripada telepon biasa. Dengan majunyateknologi penggunaan bandwidth untuk voice
sekarang ini menjadi sangat kecil.Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps
bandwidth.
- Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika perusahaan sudah mempunyai jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada bisa dibangun jaringan VoIP dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk penambahan komunikasi suara.
- Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya teknologi penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
d.
Memungkinkan
digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Denganadanya gateway bentuk jaringan VoIP bisa
disambungkan dengan PABX yangada dikantor. Komunikasi antar kantor bisa
menggunakan pesawat telepon biasaBerbagai
bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar.Contoh
di Indonesia adalah VoIP Rakyat.Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal
dari PC sambung ke telepon biasa, IP
phone handset
- Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di Indonesia adalah VoIP Rakyat.
- Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone handset
F. Kelemahan dari VoIP
- Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN. Merupakan efek dari kompresi suara dengan bandwidth kecil maka akan ada penurunan kualitas suara dibandingkan jaringan PSTN konvensional. Namun jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi internet pita-lebar / broadband seperti Telkom Speedy, maka kualitas suara akan jernih - bahkan lebih jernih dari sambungan Telkom dan tidak terputus-putus.
- Ada jeda dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan, membuat adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP. Kecuali jika menggunakan koneksi Broadband (lihat di poin atas).
- Regulasi dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik Telkom.
- Jika belum terhubung secara 24 jam ke internet perlu janji untuk saling berhubungan.
- Jika memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation), maka dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan
- Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
- Peralatan relatif mahal. Peralatan VoIP yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX (IP telephony gateway) relatif berharga mahal. Diharapkan dengan makin populernya VoIP ini maka harga peralatan tersebut juga mulai turun harganya.
- Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat/Stuck. Jika pemakaian VoIP semakin banyak, maka ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur dengan baik. Pengaturan bandwidth adalah perlu agar jaringan di perusahaan tidak menjadi jenuh akibat pemakaian VoIP.
- Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran
G. Komunitas VoIP
Komunitas
pengguna / pengembang VoIP di masyarakat, berkembang di tahun 2000. Komunitas awal
pengguna / pengembang VoIP adalah “VoIP Merdeka”. ”VoIP Merdeka” (VM)
dicetuskan oleh Onno W. Purbo. Teknologi yang digunakan oleh "VoIP
Merdeka" (VM) adalah H.323 yang merupakan teknologi awal VoIP. Sentral
VoIP Merdeka di hosting di Indonesia Internet Exchange (IIX) atas
dukungan beberapa ISP
dan Asossiasi Penyelenggara Jaringan Internet (APJII). Kode area "VoIP
Merdeka" pada saat itu secara aklamasi di tentukan menjadi 6288, tentunya
tanpa memperoleh restu dari pemerintah.
Pada
tahun 2005, Anton
Raharja dkk dari ICT Center Jakarta mulai mengembangkan VoIP jenis baru berbasis
Session Initiation
Protocol (SIP). Teknologi SIP merupakan teknologi pengganti H.323 yang
sulit menembus proxy server. Pada tahun 2006, infrastruktur
VoIP SIP di kenal sebagai VoIP Rakyat.
H. Kualitas suara
Kualitas
suara VoIP
dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu kapasitas bandwidth,
tingkat hilang paket dan waktu tunda yang terjadi di dalam jaringan. Kapasitas
bandwidth adalah ketersediaan sumber daya jaringan dalam bentuk lebar pita yang
digunakan untuk mentransmisikan data paket. Tingkat hilang
paket adalah parameter yang menyatakan
besarnya laju kesalahan yang terjadi sepanjang jalur pengiriman data paket dari
pengirim ke penerima. Waktu tunda adalah parameter yang menyatakan rentang
waktu yang diperlukan untuk mengirimkan paket dari pengirim ke penerima.
BAB III
PENUTUP
Dengan segala potensi yang ada terutama sekali biaya yang relatif murah
untuk percakapan jarak jauh, VoIP sangat berpotensi dikembangkan. Paradigma
bahwa PSTN adalah inti dari jaringan suara harus diubah bahwa telepon analog
biasa adalah bagian dari IP Telephony, yang mengakibatkan perkembangan
IPTelePhony akan jauh berkembang dengan pesat dibandingkan telepon analog
biasa.
Memanfaatkan idle bandwidth. Jika perusahaan
sudah mempunyai jaringan antar cabang VoIP dapat digunakan tanpa menambah biaya
jaringan.
Tergantung dari system yang mau dipakai, jika hanya antar PC maka tidak ada
investasi tambahan untuk membuat jaringan VoIP. Investasi tambahan yang akan
muncul jika jaringan VoIP ini digabung dengan PABX.
Perkembangan VoIP akan makin berkembang menjadi IP Telephony, suatu
bentuk komunikasi multimedia. Sebagai Alternatif penggunaan telepon, dengan
makin maraknya penggunaan VoIP Merdeka Dari 200 ke 1.300 pengguna dalam 1 bulan
pertama. Saat ini 3.000 s.d. 4.000 panggilan dalam sehari. Lebih murah,
misalkan biaya internet - TelkomNet
Instan +/- Rp 10.000/jam, 2 pihak Rp 20.000/jam. Biaya SLJJ Zone 3
(>500km) termurah Rp 505/menit Rp 30.300/jam.
Seiring dengan rencana pemerintah untuk
menaikan pulsa telepondi awal tahun 2003.
Lahirlah VoIP yang berbasis protocol H.323 yangmemberikan solusi untuk
berkomunikas di internet secara murah, VoIPberbasis
protocol H.323 yang merupakan protocol awal w:VoIP yangdistandarisasi oleh w:ITU untuk penggunaan telekomunikasi yangmurah, dan disebut VoIP MERDEKA.
Dengan VoIP
memungkinkan kita percakapan suara jarak jauhmelalui media internet dengan
biayaya yang relative murah, karenaPenekanan utama dari VoIP adalah biaya. Dan VoIP juga memilikikeuntungan
dan kelemahan yaitu dari keuntungan menggunakan VoIPialah Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh,
dankelemahan dari VoIP ialah
Kualitas suara tidak sejernih Telkom.Karena merupakan efek dari kompresi suara dengan
bandwidth kecilmaka akan ada penurunan
kualitas suara dibandingkan jaringan PSTNkonvensional.16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar